baner-logo

PRO KONTRA ORIUNDO DI TIMNAS ITALIA

Posted On March 24, 2015

Istilah oriundo tak bisa dilepaskan dari sejarah sepak bola Italia. Belakangan istilah tersebut mencuat lagi sebag bahan perdebatan.

Kata oriundo mengacu kepada pesepak bola asing yang memiliki garis keturunan Italia. Karena mewarisi darah keturunan itu mereka berhak membela timnas Italia. Dalam sejarah Negeri Spageti, oriundo pertama yang memperkuat timnas ialah Ermanno Aebi.

Salah satu legenda Inter itu lahir dari pasangan orang tua Swiss-Italia. Aebi melakoni debut buat Gli Azzuri (Si Biru) pada 18 Januari 1920 dan secara total hanya mengoleksi dua cap.

Setelah itu, oriundo menjadi tren di skuat Italia. Keputusan mengangkut pemain naturalisasi membantu Gli Azzurri mengangkat trofi Piala Dunia 1934.

Saat itu, Italia diperkuat trio Raimundo Orsi, Luis Monti, dan Enrique Guaita. Mereka ialah oiundo yang lahir di Argentina.

Kehadiran Mauro Camoranesi semakin menegaskan para “pemain asing” punya peran penting membentuk kejayaan Azzurri. Eks gelandang kelahiran Argentina itu ikut mengantar Italia juara Piala Dunia 2006. Camoranesi masih tercatat sebagai oriundo dengan cap terbanyak buat Gli Azzurri (55 partai).

Setelah era Camoranesi, sederet oriundo mencuat ke permukaan. Bisa ditebak, tidak semua dari mereka sukses. Potret buram pemain naturalisasi tergambar jelas dalam karier Carvalho Amauri (asal Brasil), Cristian Ledesma (Argentina), atau Ezequiel Schelotto (Argentina).

Ketiganya cuma tampil sekali membela timnas Italia; lantas hilang dari peredaran. Ambil contoh Amauri, yang mendapatkan kewarganegaraan Italia pada April 2010.

Dia melakoni partai tunggal di timnas saat menghadapi Pantai Gading (6/8/10). Saat itu, dirinya masih berstatus pemain Juventus.

Setelah mencicipi debut, Amauri malah tenggelam. Ia tak kunjung mencapai puncak penampilan lagi bersama Juve, Parma, Fiorentina, dan kini di Torino.

Pelatih Italia, Antonio Conte, dalam sorotan karena memanggil Franco Vazquez (Argentina) dan Citadin Eder (Brasil) untuk menghadapi Bulgaria (28/3) dan Inggris (31/3).

Tindakan itu dikritik karena tidak mencerminkan kepercayaan sang pelatih terhadap produk asli dalam negeri.

“Timnas Italia harus terdiri atas pemain Italia yang lahir di sini. Mereka yang tidak lahir di Italia, tapi punya garis keturunan jauh seharusnya tidak dipanggil,” ujar pelatih Inter, Roberto Mancini.

Kritik serupa diutarakan eks pemain Fiorentina dan Juventus, Valeri Bojinov. “Karena pindah ke Italia sejak kecil, saya sangat merasa sebagai orang Italia. Walau berpeluang membela Italia, saya pikir tidak tepat menghalangi orang Italia yang layak mendapat tempat di timnas mereka,” kata striker Bulgaria yang kini berkarier di Serie B bersama Ternana itu.

Media pun mulai ramai memprediksi siapa lagi oriundo yang bakal dipanggil Conte. Kendati dihujani kritik, keputusan Conte memperkuat serangan dengan mengangkut Vazquez dan Eder bisa dimaklumi.

Hanya ada nama Luca Toni sebagai pemain Italia yang menempati enam besar daftar raja gol Serie A musim ini. Usia bomber gaek itu pun sudah 37 tahun.

Situasi makin rumit karena sederet striker lain tidak dalam kondisi terbaik karena penurunan performa atau cedera.

Sebut saja Pablo Osvaldo, Mario Balotelli, Mattia Destro, Stefano Okaka, Sebastian Giovinco, Stephan El Shaarawy, hingga Giuseppe Rossi.

Di luar kontroversi oriundo, Conte mendapat pujian dengan memanggil debutan Mirko Valdifiori. Gelandang tengah Empoli itu tampil oke di level klub. Valdifiori (28 tahun) dinilai sebagai pengganti paling pas buat Andrea Pirlo (35).

Fungsinya sebagai distributor paten terbukti dari catatan rasio 78,6 operan per gim. Jumlah itu merupakan rataan tertinggi di Serie A musim ini.

Empat Kandidat Oriundo di Italia

1. Sebastian De Maio (28 tahun)
2. Jorginho (23 tahun)
3. Matias Vecino (23 tahun)
4. Danilo (30 tahun)

Related Posts

Prediksi Real Madrid VS. Atlético Madrid 03 Mei 2017

Real Madrid akan Berhadapan Dengan Atlético Madrid. Dalam Liga Champions, yang akan Berlangsung Pada 03 Mei 2017 Pukul 01.45 wib di Estadio Santiago

Prediksi Internazionale VS. Napoli 01 Mei 2017

Kali Ini, Internazionale akan Berhadapan Dengan Napoli. Dalam Serie A, yang akan Berlangsung Pada 01 Mei 2017 Pukul 01.45 wib di Stadio Giuseppe Meazza,

Prediksi Southampton FC VS. Hull City AFC 29 April 2017

Kali Ini, Southampton FC akan Berhadapan Dengan Hull City AFC. Dalam Liga Primer yang akan Berlangsung Pada 29 April 2017 Pukul 21.00 wib di St. Mary's

Prediksi Pescara VS. Roma 25 April 2017

Prediksi Pescara VS. Roma 25 April 2017 Prediksi Pescara VS. Roma 25 April 2017, Dalam Laga Kali Ini, Pescara

Prediksi Lazio VS. Palermo 23 April 2017

Prediksi Lazio VS. Palermo 23 April 2017 Prediksi Lazio VS. Palermo 23 April 2017, Dalam Laga Kali Ini, Lazio

SPIRIT JUARA DUNIA 2006 MOTIVASI BESAR JUVENTUS

Pada 9 Juli 2006 di Olympiastadion Berlin, Gianluigi Buffon secara brilian mementahkan sundulan Zinedine Zidane di babak perpanjangan waktu dengan satu


Shares