baner-logo

COSTA TETAP AKAN BERMAIN KERAS

Posted On February 28, 2015

Gaya bermain yang agresif dan cenderung keras sudah menjadi bagian dari Diego Costa, seperti yang diakui pemain Spanyol itu. Karena sudah “bawaan”, striker Chelsea tersebut tak berniat untuk mengubahnya.

Hukuman kartu kuning sampai larangan bertanding sudah biasa ia terima. Costa baru kembali ke lapangan akhir pekan lalu setelah dihukum tak boleh tampil di tiga pertandingan karena menginjak pemain Liverpool, Emre Can.

Costa sadar bahwa apa yang dilakukannya mendapat sorotan lebih banyak di Inggris dibanding ketika ia masih bermain di Atletico Madrid dulu. Sedikit pun tak ada niatnya untuk bermain lebih halus dan sopan pada final Piala Liga melawan Tottenham Hotspur, Minggu (1/3).

“Saya tak akan mengubah gaya permainan. Saya sadar harus lebih berhati-hati karena tanggapannya tidak sama atas apa yang saya perbuat dan yang dilakukan pemain lain,” tutur Costa di Sky Sports.

“Saya memang akan lebih berhati-hati, tapi tak akan mengubah cara bermain. Itulah yang membuat saya ada di lapangan, cara saya bermain,” ucap pemain berusia 26 tahun itu lagi.

Costa merasa telah menjadi korban atau kambing hitam di Inggris. Kontroversi seolah berjalan beriringan dengan 17 gol yang telah dibuatnya selama tujuh bulan bermain di Inggris.

“Ketika saya berada dalam permainan terbaik, saya dijatuhi hukuman (setelah menginjak Can), walaupun saya sendiri tak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi,” kata penyerang timnas Spanyol itu.

“Sekarang, saya merasa tertinggal, bekerja keras dan berusaha mendapatkan penampilan terbaik lagi, dan mudah-mudahan bisa mencapai kondisi 100 persen lagi,” tutur Costa menambahkan.

Keinginannya sekarang hanyalah bisa mencetak gol sesuai dengan posisinya sebagai striker. Apalagi, final Piala Liga adalah penampilan pertamanya di stadion legendaris Wembley.

Opsi lain, pelatih Jose Mourinho menurunkan striker gaek Didier Drogba, yang selalu membuat gol di delapan partai yang pernah dimainkannya di Wembley.

“Turunkan saya, dan kalian akan lihat apa artinya penandingan iru buat saya. Bahkan, ketika tidak menjadi starter, atau menjadi pemain pengganti, sulit rasanya untuk tak bermain di final karena kita merasa masih menjadi bagian tim,” ujar Drogba.

Related Posts

Prediksi Real Madrid VS. Atlético Madrid 03 Mei 2017

Real Madrid akan Berhadapan Dengan Atlético Madrid. Dalam Liga Champions, yang akan Berlangsung Pada 03 Mei 2017 Pukul 01.45 wib di Estadio Santiago

Prediksi Internazionale VS. Napoli 01 Mei 2017

Kali Ini, Internazionale akan Berhadapan Dengan Napoli. Dalam Serie A, yang akan Berlangsung Pada 01 Mei 2017 Pukul 01.45 wib di Stadio Giuseppe Meazza,

Prediksi Southampton FC VS. Hull City AFC 29 April 2017

Kali Ini, Southampton FC akan Berhadapan Dengan Hull City AFC. Dalam Liga Primer yang akan Berlangsung Pada 29 April 2017 Pukul 21.00 wib di St. Mary's

Prediksi Pescara VS. Roma 25 April 2017

Prediksi Pescara VS. Roma 25 April 2017 Prediksi Pescara VS. Roma 25 April 2017, Dalam Laga Kali Ini, Pescara

Prediksi Lazio VS. Palermo 23 April 2017

Prediksi Lazio VS. Palermo 23 April 2017 Prediksi Lazio VS. Palermo 23 April 2017, Dalam Laga Kali Ini, Lazio

SPIRIT JUARA DUNIA 2006 MOTIVASI BESAR JUVENTUS

Pada 9 Juli 2006 di Olympiastadion Berlin, Gianluigi Buffon secara brilian mementahkan sundulan Zinedine Zidane di babak perpanjangan waktu dengan satu


Shares